Print This Post
Aku lebih suka menyebut Network Marketing untuk Bisnis Oriflame ini karena memang penekanannya ada pada pengembangan jaringan atau Network.
Banyak pandangan sinis mengenai Bisnis ini ketika kita atau aku secara khusus ya.. menawarkannya. (hiks hiks sering ditolak) Hmmm.. MLM ya, rata-rata begitulah kalimat jawaban untuk penawaran bisnis ini, dengan sinisme dan pandangan negatif.
So what kalo MLM ?
Apa jadinya jika seseorang yang tidak tau mengenai konsep Network Marketing memberi pendapat tentang Network Marketing?
Network Marketing berbeda dengan Money Game, seringnya disini letak kesalahan pandangan orang yang menyamakan keduanya.
Pada Network Marketing tidak ada uang hilang. Uang yang dibayarkan pada saat pendaftaran relatif murah (terutama pada bisnis Oriflame ini).
Sebagai ganti uang pendaftaran tersebut kita mendapat starter kit dan katalog yang menjadi modal awal kita berbisnis.
Ga ada ruginya bukan?
Perbedaan dengan Money Game adalah tidak adanya produk. Pendapatan upline atau yang mengajak bergabung didapat dari uang pendaftaran downline atau orang-orang yang diajaknya.
Disini cukup jelas perbedaannya mana yang Network Marketing murni dan mana yang Money Game.
Banyak penolakan dari prospek yang mengatakan “saya tidak bakat jualan”.
Sebetulnya konsep utama dari Network Marketing ini adalah mereferensikan produk yang telah digunakan hingga orang itu ikut menggunakan atau menjadi member langsung (recruitment).
Konsep selanjutnya, Network Marketing sesungguhnya memotong banyak jalur distribusi (dengan adanya perusahaan ke consultant langsung), tidak ada juga biaya iklan. Iklan dilakukan secara promosi dari mulut ke mulut oleh para consultant atau membernya.
Dari sini cukup dapat dipahami mengapa pelaku Network Marketing yang sukses pendapatannya jauh melebihi karyawan biasa.
Tanpa kita sadari sebetulnya perusahaan terkenal pun juga melakukan sistem Network Marketing.
Aku ambil contoh produk kartu kredit.
Banyak Bank penyelenggara kartu kredit menawarkan hadiah atau komisi kepada membernya misal program “member get member”
Kemudian provider terkemuka XL juga pernah mengadakan program sejenis untuk pelanggan kartu pasca bayarnya (pengalaman pribadi karena hubby pengguna kartu pasca bayarnya).
Bukankah itu juga merupakan Network Marketing?
Tetapi menjalankan sistem ini memang gampang-gampang susah.
Tampaknya sepele dan gampang, tetapi sistem bisnis ini sebenarnya membutuhkan mental yang kuat, kerja keras, dan tidak gampang putus asa.
Tetap tanpa kerja keras kita tidak akan mendapatkan apa-apa. Hukum itu tentu saja masih berlaku ![]()
Cara-cara dan tipsnya mudah, hanya kita sendiri sering sulit mengalahkan ego.
Gengsi menawarkan dan menjalankan bisnis ini, malas, dan kurang sabar. (kebanyakan malu buat nawarin…)
Bukan begitu ya ?
Satu hal yang aku sukai adalah Network Marketing tidak akan mengganggu waktuku untuk melakukan hal-hal yang lain. Kapanpun ada waktu, dimanapun, bisa dilakukan.
Prospek pun bisa ditemukan dimana saja walaupun sering banyak penolakan.
Bisa dicoba dahulu ke orang yang terdekat misalnya keluarga
(beberapa anggota keluarga udah aku komporin haha)
Bisnis Network Marketing ini adalah bisnis yang positif kok.
Bisnis yang saling mendukung, posisi yang diatas tidak akan sukses jika belum bisa mensukseskan posisi yang ada di bawahnya.
So.. bagaimana sekarang pandangan kalian?
Yuk bergabung ama aku
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL
November 8th, 2008 at 8:06 pm
Menurutku sih tetap intinya”that a businnes”,yg artinya adanya usaha untuk mendapatkan keuntunganya,dan masalah menawarkan,memaksa menjadi member,atau penerapan nama oleh upline(atasanya)bahwa dia seorang distrobutor.Itu semua hanya cara atau sistem yg ada di businnes itu,klo sudah memandang itu layaknya sebagai business,aku rasa pandangan negatif akan ilang dengan sendirinya,namanya bisnis,pasti ada yg berhasil dan ada yg tdk,cara yg ditempuh bebas2 aja selama masih dlm koridor kewajaran,yg aku anggap sangat penting dan bermanfaat klo masuk MLM tuh diantaranya,dilatih tentang leadership dan melatih kemampuan menjual(bhs sinisnya seles),masalah itu diterapkan di MLM or bisnis konvensional sah2 aja,kan semua bisnis juga butuh kemampuan itu,itu minimal yg kita dapat klo gabung di MLM menurutku,tapi aku emang nda menjalankan MLM dng baik,aku lebih enjoy menerapkan ilmu2 yg aku dapat dari sana untuk dijalankan di bisnis konvensional
December 21st, 2009 at 12:34 pm
Halo Mba Lala,
setuju sekali bahwa network marketing merupakan bisnis yang paling menjanjikan saat ini.
Mba Lala bisa berkunjung ke website ku juga ya..
di http://www.tf4life.co.nr
juga network marketing..
Sukses selalu ya
-Sonya 4Life-