Print This Post Print This Post
Batik Dari Cina Kian Mengancam

Batik Dari Cina Kian Mengancam

Beberapa waktu yang lalu aku sudah mendengar tentang adanya barang impor garmen dari Cina berupa “yang katanya” batik. Beberapa model baju sudah aku lihat corak, warna, dan modelnya. Apa sih yang ga bisa ditemuin pake google.. beberapa pedagang online pun juga sudah ada yang memasang dagangan di lapaknya dengan produk batik cina yang konon kabarnya jauh lebih murah daripada batik lokal Indonesia.
Actually.. ini batik coraknya bukan batik kalo kubilang cuma mirip-mirip aja. Lebih tepatnya tekstil printing biasa motif flora dan kutekankan itu BUKAN BATIK !

Masalahnya.. orang Indonesia sendiri kebanyakan (meski ga semua sih..) tidak mengerti tentang batik yang notabene merupakan warisan budaya bangsanya. Mereka kebanyakan tidak mengenal betul-betul corak batik asli. Asal ada yang bilang ini batik dan tampak corak flora.. ya percaya aja. Padahal batik sendiri punya pakem yang sebetulnya walaupun batik modern sudah dimodifikasi pakem-pakemnya masih terlihat.
Misalnya paduan modifikasi corak parang, truntum, dan sebagainya, tetap ada ciri khas gitu loh maksudnya..
Aku lebih mengenal batik atau bukan coz my alm Mom mengajariku dari kecil untuk mengenal batik biarpun aku ga terlalu masuk ke pelajaran itu ya… setidaknya ada pengetahuan sedikit lah…

Pagi ini ibu mertuaku banyak bercerita tentang kekhawatiran para pedagang malioboro dengan masuknya batik cina yang harganya jauh lebih murah, dan kekesalan akan orang Indonesia yang tidak mengenal batik hingga membanding-bandingkan.
Padahal jelas yang dari cina itu bukan batik tapi lebih seperti tekstil motif flora yang sok dimirip-miripkan batik (padahal ya ga mirip blas..)
Harga murah.
Jelas itu yang diburu orang-orang ga peduli itu asli atau mereka cuma dibohongi oleh penamaan produk.

Aku berpikir.. ketika batik dan warisan budaya Indonesia di klaim oleh Malaysia kenapa pada teriak marah ya.. tapi waktu “batik” cina masuk dan menjajah secara halus begini mereka tidak sadar ?
Kita sendiri yang punya budaya tidak menghargai bagaimana dengan orang lain ?
Begitu mudahnya bangsa kita dijajah ya..

Sebelnya lagi pemerintah sepertinya ga terlalu peduli ama hal ini.
berikut kutipan berita yang diambil dari inilah tgl 22 September 2008

INILAH.COM, Jakarta – Maraknya impor tekstil bermotif batik asal
china diyakini tidak akan membendung peredaran batik lokal di Tanah Air.

“Tekstil bercorak batik juga banyak di dalam negeri dan kita pasti
bisa menghasilkan tektil bercorak batik yang lebih banyak, karena
sumber corak kita lebih banyak dibanding merek. Jadi bersaing dengan
corak,” kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela rapat kerja
dengan Komisi VI DPR-RI di Jakarta, Senin (22/9).

Mendag optimistis produk dalam negeri juga mampu bersaing, yaitu
dengan meningkatkan apresiasi atau kesadaran masyarakat bahwa yang
banyak beredar di pasar bukan batik China melainkan tekstil bercorak
batik.

Untuk mengantisipasi serangan impor tekstil bercorak batik asal
Negeri Tirai Bambu itu, Mendag berupaya menerapkan mekanisme anti
dumping produk China.

“Yang bisa diinvestigasi impor yang jelas. Jadi kalau dia masuk
harganya berapa, terus kita bandingkan dengan harga dia di sana. Waktu
kita pernah rapat di Deperin tentang dumping produk China tentang
tekstil, data pendukung belum lengkap. Tapi kita akan terus lakukan langkah-langkah itu,” ujarnya.

Belakangan banyak beredar produk tekstil impor asal China yang
memiliki corak batik. Membanjirnya batik asal China berharga miring itu
tentu saja dikhawatirkan akan mematikan industri batik lokal yang tidak
akan mampu bersaing soal harga dengan batik Negeri Panda itu.

Pede amat ya bu Menteri… tapi bu.. inget deh orang Indonesia itu banyak yang ga pinter dan cuma kemakan harga murah ! Kasian kan pengrajin lokalnya yang ongkos produksi aja lebih mahal dari harga yang ditawarkan produk cina itu.

Merajainya barang-barang impor dan penganaktirian produk anak negeri merupakan penjajahan terselubung.
Katanya udah merdeka kok masih gini ya… :-(
Yuk singkirkan “batik” impor kita bantu pengrajin bangsa kita dengan menggunakan batik “yang benar” :-D
Sekalian promosi bolibelle ini ya…

Bolibelle memang produknya ASLI dari pengrajin Indonesia kok.. harganya dibilang paling murah coz emang rata-rata aku dapatkan langsung dari konveksi atau si pengrajinnya. Jadi bukan batik cina loh produknya bolibelle.
Dan.. mulai hari ini Bolibelle kembali aktif setelah 1 bulan libur.

*gambar contoh batik cina diambil dari Alibaba


Read in another language :   by Google Translate

See also:

7 Comments »

  1. avatar comment-top

    Orang kita mampunya beli produk murah kali…..?Beli produk batik yang halus kan pastinya mahal…..

    Engga mesti mahal kok, kita kan punya produk batik printing yang halus seperti contohnya yang produksi Pekalongan. Batik ada yang harganya dibawah harga sekali jajan berdua di resto fast food
    Batik di BoliBelle juga ga mahal kok.. yuk monggo berkunjung dan belanja.. :D Kalo bukan kita..sapa lagi yang mau mencintai produksi dalam negeri hehehe…

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    hehehe aku mau posting batik cina malah udah mbak duluan gpp lah aku baca aja disini… :D

    udah masuk Yogya mba.. katanya sih.. cuma sebetulnya ga bisa dibilang batik tuh.. corak / motifnya aja begitu warnanya aja mungkin menarik buat yang suka warna2 cerah jreng

    comment-bottom
  3. avatar comment-top

    tuh yang aku utak utik emoticon di sutbuk sama di compose tp besok kalo dah posting baru aku pake :D

    comment-bottom
  4. avatar comment-top

    let’s go ngeplruk hehehe kasih sutbuk dong jeng

    comment-bottom
  5. avatar comment-top

    Ih, kurang ajar banget sih…
    Dasar rakus, kayak org nggak kretaif aja… :D

    biar aja.. batik Indonesia lebih ada cirinya kok :)

    comment-bottom
  6. avatar comment-top

    gak cuman batik aja… kita cintai produk dalam negeri…

    ya betul mas.. sayangnya orang2 Indonesia lebih suka barang dari luar yang katanya branded lah keren lah..meskipun barang KW juga tetap aja bangga “branded” prestis katanya :D

    comment-bottom
  7. avatar comment-top

    batik indonesia is the best

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment