Print This Post Print This Post
Cara Pandang Setiap Orang Berbeda (Bersyukur)

Cara Pandang Setiap Orang Berbeda (Bersyukur)

Seringkali kita merasa mengapa orang lain atau orang di sekitar kita jauh lebih beruntung dari kita, ibarat pepatah rumput tetangga selalu tampak lebih hijau :D
Ada satu cerita yang aku dapatkan dari milis beberapa waktu yang lalu…

Suatu kali seorang ayah dari keluarga yang sangat kaya mengajak puteranya berjalan-jalan ke luar kota. Dia ingin menunjukkan padanya betapa mungkinnya kemiskinan menimpa sekelompok orang.
Mereka tinggal beberapa hari dalam sebuah peternakan milik keluarga yang sangat miskin. Saat mereka pulang kembali ke rumah, sang ayah bertanya kepada puteranya ,
“Bagaimana perjalanan kita barusan?”
“Menyenangkan, ayah.”
“Dapatkah kamu melihat betapa orang bisa menjadi miskin?”
“oh, ya.”
“Jadi, apa yang kamu peroleh dari perjalanan itu?”
Sang anak menjawab, “Aku menyadari bahwa kita memiliki seekor anjing, dan mereka mempunyai empat ekor. Kita memiliki sebuah kolam yang panjangnya sampai ke tengah lapangan, dan mereka mempunyai sebuah sungai kecil tanpa ujung. Pada malam hari kita memasang lampu buatan, dan mereka mengandalkan bintang-bintang. Kita membeli makanan kita, tapi mereka menanamnya sendiri. Kita dilindungi oleh tembok sekeliling kita untuk melindungi kita, tapi mereka memiliki teman-teman untuk menjaga mereka.”
Kemudian dia menambahkan, “Terima kasih ayah, karena ayah telah menunjukkan padaku betapa miskinnya kita!”

Betapa sering kita lupa apa yang kita miliki dan memusatkan pikiran pada apa yang tidak kita miliki. Sesuatu yang tak berharga bagi seseorang bisa jadi merupakan idaman orang lain. Segalanya bergantung pada cara pandang kita. Betul tidak ???
Maka bersyukurlah atas apa yang kita terima setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik. Bahkan setiap nafas yang kita miliki pun harus disuyukuri lho :)

*Aku bersyukur apapun keadaanku sekarang adalah yang terbaik untukku dariNYA*


Read in another language :   by Google Translate

See also:

18 Comments »

  1. avatar comment-top

    yes.. syukuri apa yg sudah di dapat…
    BTW, theme nya kerenn …
    salam kenal

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    bener bgt,.,.,.

    mungik selama ini say kurang bersyukur,.,.

    comment-bottom
  3. avatar comment-top

    Ortuku selalu menyarankan untuk membeli rumah secara kredit. Tapi aku malah membeli kamera dan pergi ke mana saja yang aku suka. Dan aku merasa bahagia sekali.

    comment-bottom
  4. avatar comment-top

    seringnya kita menilai “miskin” itu dari segi fisik atooooowwwwww lebih tepatnya harta yang kita punya ternyata……

    comment-bottom
  5. avatar comment-top

    wah beneran aku tersentuh banget ma postingan ini..

    thanks.. dari postingan ini sesuatu keluar dari otak saya…

    :D

    comment-bottom
  6. avatar comment-top

    Kebanyakan orang memandang harta sebagai tolok ukur dalam menilai seseorang. Padahal ada faktor lain yang harus diperhitungkan.

    comment-bottom
  7. avatar comment-top

    assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh

    Subhanallah..putra sang ayah benar2 cerdas luar biasa! pasti si ayah jauh lebih cerdas dari anaknya ya :D

    alhamdulillah.. makasih ya mba, sudah mengingatkan na kembali utk selalu bersyukur pada Allah ^^

    comment-bottom
  8. avatar comment-top

    Bersyukur and bersyukur apa yang yang kita punya dan berusaha untuk lebih and lebih….

    comment-bottom
  9. avatar comment-top

    tergantung imanya ya?

    comment-bottom
  10. avatar comment-top

    hmmm jd inget betapa kita memang jarang sekali bersyukur…

    comment-bottom
  11. avatar comment-top

    nyapa dlu ah…
    pa kabar mbak…salam hangat sehangat kompor..

    comment-bottom
  12. avatar comment-top

    betul banget, terkadang manusia tidak pernah puas apa yg didapatkannya….dan tidak sadar apa yg diperoleh selama ini selayaknya patut di Syukuri…

    comment-bottom
  13. avatar comment-top

    Nice story…
    Makanya ketika mendidik anak, kita diminta untuk berpikir dengan cara mereka…
    Quite hard ya…

    comment-bottom
  14. avatar comment-top

    terima kasih sudah mengingatkan saya untuk fokus pada hal-hal yang kita miliki. selama ini saya selalu fokus pada hal-hal yang tidak saya miliki. kata kuncinya adalah bersyukur.

    comment-bottom
  15. avatar comment-top

    bersyukur, ntu yang sulit….trus yang mudah ape…ngak ada yang mudah, sulit semua.

    comment-bottom
  16. avatar comment-top

    salam kenal..
    yup, bersyukur itu paling sering dilupakan oleh manusia,,,

    comment-bottom
  17. avatar comment-top

    memang perlu disyukuri

    comment-bottom
  18. avatar comment-top

    Untuk hidup lebih maju kita perlu melihat ke atas, tapi untuk hidup lebih bahagia kita harus melihat kebawah. Tul nggak???? hehehe

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment