Print This Post Print This Post
Muram

Muram

Sudah hampir sebulan aku tak melakukan sesuatu hal dengan penuh semangat. Bahkan seminar motivasi kemarin pun masih kurang membangkitkan aku yang masih “duduk” malas di kursi. Kecewa sesuatu memang…tapi hal itu tidak terlalu penting, aku hanya perlu waktu merenung dan lebih berserah diri untuk lebih bisa mengiklaskan hasil apa yang kulakukan tapi orang lain yang mendapat penghargaan.

Aku sebenarnya tak mau melihat dia, teramat muak melihatnya apalagi mendengarnya masih menyapa “dengan serasa tak berdosa” Tapi aku tak mau menghindar karena bukan aku yang salah, but maybe kesalahanku ada sih…mau berteman dengannya, dan melakukan komitmen tanpa hitam diatas putih.

Suasana hati sangat mempengaruhiku dalam melakukan sesuatu, jika aku sangat gembira pastilah semuanya menjadi sangat mudah. So… aku sedang mencari sesuatu yang membuatku ceria lagi. Just my love sahabatku yang kedua selain diriku sendiri ^_^

Tidaklah terlalu gelap perasaanku tapi tidak juga terang, mungkin abu-abu…
Aku sedang menunggu warna lain datang dariNya untuk membuat lukisan dalam rasaku lebih cerah.
Hanya dariNya bukan dari manusia yang selalu penuh ego, khianat dan kepalsuan.


Read in another language :   by Google Translate

See also:

6 Comments »

  1. avatar comment-top

    habis gelap terbitlah terang..

    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    Ah … cheer up aja … hidup itu sangat indah tak perlu dibikin muram … anggap aja itu tidak ada!!!

    Semangat…semangat!!!!

    comment-bottom
  3. avatar comment-top

    Hidup ini indah mbak lala ….. Semangat yak …

    comment-bottom
  4. avatar comment-top

    Maju terus pantang loyo…… minum kuku bima dong

    comment-bottom
  5. avatar comment-top

    ayo semangat lagi mbak

    comment-bottom
  6. avatar comment-top

    jgnlah bermuram hati.. ayooo smangad.. spirit!!

    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment