<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Perempuan Berkalung Sorban, Perempuan dan Islam</title>
	<atom:link href="http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm</link>
	<description>This is My Journey</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Aug 2010 13:27:57 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
	<item>
		<title>By: ceniz</title>
		<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/comment-page-1#comment-976</link>
		<dc:creator>ceniz</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 04:43:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sukma.web.id/?p=768#comment-976</guid>
		<description>mba, tlong donk ajari cara membuat blog lwt wordpress tyerutama buat bikin backgrong end masukin informasi...please ksh tw y...

&lt;div class=&quot;komentar&quot;&gt;ceniz sapa ya... di google kan banyak tuh tutorial, kalo mo nanya2 ke aku gabung dulu &lt;a href=&quot;http://mediabisnis.web.id&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;  :D&lt;div class=&quot;tglkomentar&quot;&gt; Thursday, 05 February 2009 12:07:06&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mba, tlong donk ajari cara membuat blog lwt wordpress tyerutama buat bikin backgrong end masukin informasi&#8230;please ksh tw y&#8230;</p>
<div class="komentar">ceniz sapa ya&#8230; di google kan banyak tuh tutorial, kalo mo nanya2 ke aku gabung dulu <a href="http://mediabisnis.web.id">disini</a>  <img src='http://www.sukma.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />
<div class="tglkomentar"> Thursday, 05 February 2009 12:07:06</div>
</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: darmawan</title>
		<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/comment-page-1#comment-952</link>
		<dc:creator>darmawan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 Jan 2009 12:53:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sukma.web.id/?p=768#comment-952</guid>
		<description>kalau ada bajak lautnya kabar kabari ya mbak :D

&lt;div class=&quot;komentar&quot;&gt;bajak lautnya ya di laut toh nyarinya :D &lt;div class=&quot;tglkomentar&quot;&gt; Saturday, 31 January 2009 20:05:51&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalau ada bajak lautnya kabar kabari ya mbak <img src='http://www.sukma.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="komentar">bajak lautnya ya di laut toh nyarinya <img src='http://www.sukma.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />
<div class="tglkomentar"> Saturday, 31 January 2009 20:05:51</div>
</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: munawar am</title>
		<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/comment-page-1#comment-915</link>
		<dc:creator>munawar am</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Jan 2009 18:07:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sukma.web.id/?p=768#comment-915</guid>
		<description>mungulnya film-film semacam ini merupakan bagian dari kehendak untuk mengekspresikan pola penghayatan keagamaan dalam publik yang semakin heterogen...
jadi, kreatifitas sangat mempengaruhi daya dukung dialog antara pesan yang hendak disampaikan dengan audience sebagai penikmat film;
surga di bawah telapak kaki ibu takkan pernah tergantikan; begitu ya Lala?

&lt;div class=&quot;komentar&quot;&gt;betulll... ada pepatah yang bilang Istri milik Suami, tetapi Anak laki-laki tetap milik Ibunya :D &lt;div class=&quot;tglkomentar&quot;&gt; Thursday, 29 January 2009 11:32:17&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mungulnya film-film semacam ini merupakan bagian dari kehendak untuk mengekspresikan pola penghayatan keagamaan dalam publik yang semakin heterogen&#8230;<br />
jadi, kreatifitas sangat mempengaruhi daya dukung dialog antara pesan yang hendak disampaikan dengan audience sebagai penikmat film;<br />
surga di bawah telapak kaki ibu takkan pernah tergantikan; begitu ya Lala?</p>
<div class="komentar">betulll&#8230; ada pepatah yang bilang Istri milik Suami, tetapi Anak laki-laki tetap milik Ibunya <img src='http://www.sukma.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />
<div class="tglkomentar"> Thursday, 29 January 2009 11:32:17</div>
</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: nA</title>
		<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/comment-page-1#comment-910</link>
		<dc:creator>nA</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 18:52:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sukma.web.id/?p=768#comment-910</guid>
		<description>hhhmmm, keknya lagi ada perdebatan seruuu niiiiee... sejak saya menikah &amp; punya anak, punya karir dalam artian kerja kantoran 9 to 5, sudah gak masuk dalam kamus saya sama sekali.. bukan terpaksa ato dipaksa.. tapi muncul secara naluriah... sekarang, saya belajar membuka usaha saya sendiri, jadi di rumah sekalian bisa ngawasin perkembangan si kecil..

rumus hidup saya sederhana: saya gak mau kehilangan masa 2 tahun pertama bersama anak saya, karena masa ini adalah masa emas pembentukan karakter, kepribadian, dan mentalnya. masa 2 tahun yang singkat dan  menjadi modal utama bagi masa depannya. 

apakah saya menyesal dengan keluar dari pekerjaan ato tidak memilih seperti teman2 saya yang pulang pergi dengan blazer dan mendapat gaji setiap bulannya?? jawabannya: tidak sedikitpun. proses transisi hidup manusia berbeda-beda, dan inilah jalan yang saya pilih.

*upsss, kepanjangan ya laa... sorry, hehehee...

&lt;div class=&quot;komentar&quot;&gt;Aku sih dari dulu ga pernah mau bekerja kantoran, lebih suka melakukan segala aktifitas yang bisa menghasilkan pemasukan untuk keluarga dari rumah. Toh banyak jalan menuju itu kan.. tidak harus bekerja kantoran. Poinnya sih perempuan itu ga cuma harus ngurusi kompor, ketika suami membutuhkan bantuan untuk bersama-sama menghidupi kebutuhan keluarga menurutku itu juga hal yang mulia, atau malah jika menggantikan suami yang benar-benar tidak bisa hadir untuk memberikan kebutuhan keluarga (misal karena sakit keras) kemudian demi menghidupi anaknya itu juga seorang ibu yang mulia bukan... Permasalahannya bagaimana cara memandang tiap kasus sesuai kondisinya tidak bisa hantam rata. Dan sekali lagi perempuanpun harus pintar dan banyak pengetahuan.&lt;div class=&quot;tglkomentar&quot;&gt; Saturday, 24 January 2009 08:46:53&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hhhmmm, keknya lagi ada perdebatan seruuu niiiiee&#8230; sejak saya menikah &amp; punya anak, punya karir dalam artian kerja kantoran 9 to 5, sudah gak masuk dalam kamus saya sama sekali.. bukan terpaksa ato dipaksa.. tapi muncul secara naluriah&#8230; sekarang, saya belajar membuka usaha saya sendiri, jadi di rumah sekalian bisa ngawasin perkembangan si kecil..</p>
<p>rumus hidup saya sederhana: saya gak mau kehilangan masa 2 tahun pertama bersama anak saya, karena masa ini adalah masa emas pembentukan karakter, kepribadian, dan mentalnya. masa 2 tahun yang singkat dan  menjadi modal utama bagi masa depannya. </p>
<p>apakah saya menyesal dengan keluar dari pekerjaan ato tidak memilih seperti teman2 saya yang pulang pergi dengan blazer dan mendapat gaji setiap bulannya?? jawabannya: tidak sedikitpun. proses transisi hidup manusia berbeda-beda, dan inilah jalan yang saya pilih.</p>
<p>*upsss, kepanjangan ya laa&#8230; sorry, hehehee&#8230;</p>
<div class="komentar">Aku sih dari dulu ga pernah mau bekerja kantoran, lebih suka melakukan segala aktifitas yang bisa menghasilkan pemasukan untuk keluarga dari rumah. Toh banyak jalan menuju itu kan.. tidak harus bekerja kantoran. Poinnya sih perempuan itu ga cuma harus ngurusi kompor, ketika suami membutuhkan bantuan untuk bersama-sama menghidupi kebutuhan keluarga menurutku itu juga hal yang mulia, atau malah jika menggantikan suami yang benar-benar tidak bisa hadir untuk memberikan kebutuhan keluarga (misal karena sakit keras) kemudian demi menghidupi anaknya itu juga seorang ibu yang mulia bukan&#8230; Permasalahannya bagaimana cara memandang tiap kasus sesuai kondisinya tidak bisa hantam rata. Dan sekali lagi perempuanpun harus pintar dan banyak pengetahuan.
<div class="tglkomentar"> Saturday, 24 January 2009 08:46:53</div>
</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: imhar safari</title>
		<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/comment-page-1#comment-909</link>
		<dc:creator>imhar safari</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 16:27:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sukma.web.id/?p=768#comment-909</guid>
		<description>Wanita tugas yang berat, yaitu &quot; membangun bangsa&quot;, sehingga wanita lebih kuat dari laki-2. wanita harus pintar karena membangun manusia (menjadikan anak yang sholeh, memiliki akhlaq,dsb). bukan meninggalkan tugas berat, ngambil kerjaan laki-2, terus yang ngedidik anak pembantu, yg mungkin kurang pendidikannya.makanya sekarang &quot;Surga berada ditelapak kaki pembantu or babby sister or nenek&quot;

&lt;div class=&quot;komentar&quot;&gt;Ini berarti pengetahuan juga perlu kan bagi perempuan? :D &lt;div class=&quot;tglkomentar&quot;&gt; Saturday, 24 January 2009 08:55:02&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wanita tugas yang berat, yaitu &#8221; membangun bangsa&#8221;, sehingga wanita lebih kuat dari laki-2. wanita harus pintar karena membangun manusia (menjadikan anak yang sholeh, memiliki akhlaq,dsb). bukan meninggalkan tugas berat, ngambil kerjaan laki-2, terus yang ngedidik anak pembantu, yg mungkin kurang pendidikannya.makanya sekarang &#8220;Surga berada ditelapak kaki pembantu or babby sister or nenek&#8221;</p>
<div class="komentar">Ini berarti pengetahuan juga perlu kan bagi perempuan? <img src='http://www.sukma.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />
<div class="tglkomentar"> Saturday, 24 January 2009 08:55:02</div>
</div>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: zoel</title>
		<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/comment-page-1#comment-907</link>
		<dc:creator>zoel</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 16:56:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sukma.web.id/?p=768#comment-907</guid>
		<description>saya baru liat trailernya :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya baru liat trailernya <img src='http://www.sukma.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: JAUHDIMATA</title>
		<link>http://www.sukma.web.id/my-daily/perempuan-berkalung-sorban-perempuan-dan-islam.htm/comment-page-1#comment-905</link>
		<dc:creator>JAUHDIMATA</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Jan 2009 12:19:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://sukma.web.id/?p=768#comment-905</guid>
		<description>Jeng Lala suka NOVEL juga ya...,
pinjem dong..
:D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jeng Lala suka NOVEL juga ya&#8230;,<br />
pinjem dong..<br />
 <img src='http://www.sukma.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
