Print This Post
Betapa sedih hati ini melihat gambar anak-anak kecil Palestina di jalur Gaza, korban kekejaman zionis Israel bangsa Yahudi yang ga punya nurani.
Mungkin aku yang terlalu mudah tersentuh atau memang gambaran dan berita tentang serangan membabi buta Israel sudah terlalu biadab ?
Kematian dimana-mana, bahkan korban hidup pun tercerai berai tangan, kaki dan bagian tubuh lainnya. Miris rasanya membayangkan di belahan dunia lain begitu banyak manusia yang ditimpa musibah dan cobaan.
Kontras dengan kondisi di kota Yogya atau bahkan terjadi di kota-kota besar lainnya.
Musim liburan, semua berlibur bersenang-senang menikmati liburan panjang jelang tahun baru. Tahun baru dengan persiapan acara yang gemerlap, seolah bagaikan kutub berseberangan dengan kondisi rakyat Palestina.
Banyak berita dan gambar-gambar yang kudapatkan membuat aku serasa tertampar.
Apapun kondisiku, apapun cobaan yang kudapatkan dari Nya masih sangat jauh lebih beruntung dibanding mereka.
Alhamdulillah ya Rab, ketika aku merasa terpuruk, Engkau menyentuhku dengan caraMu, menyadarkanku untuk bisa lebih mensyukuri apa yang aku dapatkan saat ini.
Jelang Tahun Baru Masehi 2009 jalanan macet, bahkan jalan raya depan yang bukan pusat kota juga macet, persiapan perayaan tahun baru dimana-mana, terompet sudah mulai ada yang meniupnya.
Tidakkah mereka berpikir tentang semunya kemeriahan pesta sesaat, menghambur-hamburkan rizki untuk kesenangan sesaat.
Aku memilih diam disini, merenung tanpa persiapan apapun untuk perayaan tahun baru.
Membaca kabar berita untuk lebih menajamkan rasa melembutkan hati.
Panjatkan sedikit doa semampu yang kubisa untuk rakyat Palestina.
Gambar diambil dari Republika
RSS feed for comments on this post. TrackBack URL
December 31st, 2008 at 5:58 am
Oh, Palestina. Maafkan bila saya hanya bisa mengirimkan kalimat singkat kepadamu:” Maafkan pemimpin negara saya yang tak tahu berbalas budi kepadamu.Bahkan disaat rakyatmu sangat menderita”
December 31st, 2008 at 12:46 pm
*geleng2 kepala
met tahun baru
December 31st, 2008 at 1:06 pm
Israel laknatullah, tunggu saja pembalasan dari Yang Maha Adil..
December 31st, 2008 at 2:12 pm
saat lihat berita tentang penyerangan tersebut terus terang saya prihatin sekali dan sedikit emosi sih… tapi saya tidak bisa berbuat banyak untuk mereka, paling-paling hanya memberikan bantuan doa.
btw nggak tahu kenapa blog sampeyan ini tidak bisa saya akses dari jaringan internet di rumah saya. ini pinjem pc orang.
selamat tahun baru.
December 31st, 2008 at 2:28 pm
mudah2an Yahudi Israel akan dapat balasan dari Allah SWT
December 31st, 2008 at 3:38 pm
Kedua sisi yang kontras disini berpesta disana menderita, emang edan israel, relewan kemanusiaan pun nyaris di bomnya juga!
o ya met tahun baru !
December 31st, 2008 at 4:30 pm
emang keturunan kera itu biadab. semoga Allah menurunkan adzab-Nyakepada mereka. Amin
December 31st, 2008 at 5:09 pm
sama
ngak kemana mana… cuman dikereta dan merenung nung nung
kok bisa kejam gitu israel
December 31st, 2008 at 6:06 pm
mereka membutakan mata…
mereka menulikan telinga…
hati mereka beku…
masyarakat civil dibantai dengan keji layaknya membantai ‘binatang’. Berkoar-koar meneriakkan Hak Azazi Manusia, tapi hanya seolah-olah agar dipandang dunia. Seakan menjadi ujung tombak dunia untuk kemanusiaan. Hari ini, pemabantaian terus terjadi dengan senjata mesin seakan tak memiliki mata membantai anak-anak.
Indonesia..dalam preambule UUD ’45 menyatakan kita adalah negara yang senang akan perdamaian tanpa ada penjajahan, hari ini kita kemana? apa memang kita telah buta dengan keadaan saudara kita yang dilanda kesusahan sementara kita sibuk merayakan tahun baru dengan suka cita (seakan merayakan kematian saudaranya di Palestina).
SALAM JUANG UNTUK RAKYAT PALESTINA…!
Doa ku, dan doa kita bersama akan selalu menyertai setiap langkah gerakan pembebasan, ALLAH AWT belum buta,belum tidur dan masih bersama pihak yang benar…
“YAKINKAN DENGAN IMAN, USAHAKAN DENGAN ILMU, DAN SAMPAIKAN DENGAN AMAL” GO AHEAD…
January 1st, 2009 at 2:44 am
kalau dari referensi yang pernah saya baca; Israel mengkalaim diri sebagai The Chosen People (umat yang terpilih) oleh Tuhan. secara rigid, ini dimaknai oleh mereka dengan memandang dan menganggap the outsider sebagai yang “halal” segalanya untuk diini dan diitukan. Oh iya, ini (http://www.science.co.il/Israel-Anthem.asp) mungkin bisa dikunjungi sebagai bahan referensi lain
January 1st, 2009 at 11:53 am
Israel emang keren banget.
Pinter mbikin berita. Jadi headline pisan. !1 Muharram, 1 Januari, ndak ngaruh.
ask you, ehud!
January 1st, 2009 at 12:33 pm
Yaaa gak tau mo ngomong apa.. semoga saja kompliknya bisa selesai tpi kapann yaa???
January 2nd, 2009 at 4:10 am
memang sadis dan kejam, tapi gimana lagi, dua-duanya memang hobi perang sih…
January 2nd, 2009 at 8:31 am
demi solidaritas alangkah baiknya kita nggak usah merayakan dengan meriah mbak
January 2nd, 2009 at 8:54 am
ya g’ ikut berpesta kok mba’
January 2nd, 2009 at 9:59 am
Kita harus berbuat untuk kemanusiaan kata para pakar LSM. Untuk membantu saudara seaqidah. Harus berbuat sesuatu
January 2nd, 2009 at 10:03 am
Speechless… Ya Allah, maafkan saya yg gak bisa apa2 ini. Cuma doa yg bisa dipanjatkan…
Semoga kaum muslimin di Palestina dan seluruh dunia selalu mendapatkan perlindungan Engkau. Amiin…
January 2nd, 2009 at 11:31 am
semoga konfliknya cepet selesai, semoga Tuhan memberi perlindungan bagi mereka..
January 2nd, 2009 at 12:22 pm
kasian ya mba, anak kecil juga dibantai. mereka memang sadis dan ga punya pri kemanusiaan
January 2nd, 2009 at 3:11 pm
saya berpikir, apakah mereka sempat merasakan hangatnya sebuah tahun baru di tahu-tahun sebelumnya?
January 2nd, 2009 at 5:36 pm
Astagfirullah…..
ngeri bnaget yah… semoga mereka diberi ketabahan dan ketakwaan oleh Allah SWT.
AMIN…
January 5th, 2009 at 3:00 pm
(tears) semoga kedamaian dan keadilan bisa ditegakkan di negeri palestina
January 11th, 2009 at 3:27 am
mengapa anda tidak menulis dalam bahasa inggris,supaya yahudi bisa membaca nya
January 16th, 2009 at 10:52 pm
waaah.. baru sadaar.. komenku nda masuk yaa.. hiks TT___TT
December 31st, 2009 at 9:56 am
peperangan antara yang haq dan yang bathil akan terus berlangsung hingga akhir jaman…saya hanya bisa berdoa semoga saudara2x yang ada disana diberi ketabahan dan kesabaran….Allah SWT tidak akan memberikan cobaan kepada hambanya melampui dari kesanggupan seseorang
June 16th, 2010 at 1:02 pm
pasti ada hikmah di balik semua