Print This Post Print This Post
Sekilas Cerita (lagi)

Sekilas Cerita (lagi)

Pagi ini aku mengawali hari dengan menunggu kedatangan seorang teman Indri namanya yang rencananya mau ambil baju batik ke rumah. Malam sebelumnya memang tiba-tiba Indri meneleponku dan bilang mau kesini untuk memilih baju-baju batik bolibelle .
Gara-gara beberapa minggu yang lalu Indri memang membeli batik bolibelle sebanyak 8 potong baju wanita aneka model, dan ketahuan tetangga serta saudara-saudaranya yang berimbas mereka naksir batik bolibelle . Jadi deh dia malah berniat ikut jualan batik :D ngambilnya ya di bolibelle tentunya.

Sebenarnya niat untuk datang kesini memang ada, karena hari ini kami janjian buat main ke kantor Oriflame Jogja buat copy jadwal training. Jadinya urusan batik itu hanya susulan dari rencana awal.
Akhirnya urusan batik selesai tapi kami baru bisa ke kantor Oriflame Jogja sekitar jam 13.30 WIB nunggu hubby pulang dulu dari urus barang. Memang jadi harus gantian perginya karena Chandra  yang biasa jaga penjualan tiket online tidak bisa datang (baru tes penerimaan pegawai apa gitu…)

Cuaca di luar benar-benar panas waktu perjalanan ke kantor Oriflame Jogja yang sebenarnya jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalku (kalau ga ada lampu merah 5 menit juga sampai sih…)

Sambil ngantri di Oriflame (ngorderin si Vina) kami berdua ngobrol-ngobrol, sebenarnya kalau KTP Vera udah di tangan pastinya aku daftarin 2 orang saat itu, baru 2-3  hari lagi copy KTP nya sampai ke alamat sini gara-gara sulit juga buat MMS. Sedangkan yang 1 lagi punya Esti yang tinggal aku ambil karena sudah memberi kabar kalau form dan kelengkapan bisa diambil di kantor jalan Magelang, pikirku sih daripada ngantriin 1 mendingan sekalian aja.

Vera adalah adik iparku, istri saudara laki2 ku satu-satunya, baru 2 bulan yang lalu melahirkan. Seharusnya dia ikut suaminya di Jakarta tapi karena memilih melahirkan dekat ibunya sementara di Malang sampai usia kampreta menginjak 4 bulan.
Kampreta adalah julukanku buat keponakan pertamaku, abis namanya susah banget bikin lupa :D   Ya gara-gara aku kebiasaan ngledekin adikku pake panggilan kampret sih.. tapi kampreta lucu juga lho… :D

I think I need Vera, setelah dari pemikiran dan diskusi curhat-curhatan ama hubby masalah posisi yang ga naik-naik.
Hubby sih ga kasih banyak ide cuma ngimbangi apa yang aku kemukakan, tapi hebatnya dia bisa membuat aku memunculkan ide-ide baru. Ganti strategi dong kalau mencoba berbagai cara mentok. Jika orang lain memiliki Plan A, Plan B, Plan C saja aku memiliki Plan A sampai Plan Z  :D
Pengalaman lalu membuatku lebih selektif memilih siapa yang akan jadi partnerku meraih impian. Sekelumit obrolan Minggu malam lalu dengan hubby…

Aku : Wah banyak teman-temanku dulu di SMP SMA ketemu di fb trus mereka add2 aku deh, duh sangar-sangar mereka, tapi aku di add ya cuma diam aja sih mereka ngomongin gatheringan, reuni, aku ga ikutan nimbrung ngobrol

My love : Kenapa ga nimbrung ? minder ? (coz sekolahku termasuk sekolah favorit terutama SMA nya yang paling top gudangnya anak-anak pintar kabarnya )

Aku : Hahahahaha… sedikit sih, tapi minder kenapa ya emang ini udah pilihanku. Semua emang sangar-sangar jadi pegawai kantor bonavit ada yang di luar negeri juga, tapi emang cita-citaku dari dulu ga mau kerja ke orang sih…bisa ngerjain segala sesuatu di rumah, dapet duit tapi tetep bisa deket ama keluarga, ya seneng gini bisa deket tiap hari ama kamu. Pokoknya kerja santai di rumah, banyak duit, ga diperintah-perintah orang, hidup tenang…

My love : Akeh tunggale pengen gitu…

Aku : Hahaha… lho semuanya bisa jadi kenyataan kok, buktinya separuh keinginanku udah tercapai kan bisa cari duit dari rumah masalah jumlah aja yang lom tercapai …

Dilanjutin dengan becandaan masalah lain setelah itu…

Aku tidak mau membuang waktuku lagi buat mengurus orang-orang yang “niat” nya tidak kuat. Kata hubby, kalau memang sekali dua kali tiga kali dijawil tetap cuek tinggalkan aja… toh kalau mereka muncul keinginan kembali akan kontak kamu… gitu katanya. Atau orang yang malas, itu juga mending jauh-jauh dari aku.
Dua hari yang lalu ada seseorang msg ke id YM ku begini percakapan singkatnya..

Dia : Mba, itu yang di web, bisnis apa sih ?
Aku : Yang mana ya webnya, abis aku ga cuma punya 1 web aja nih…
Dia : yang mediabisnis itu..
Aku : Udah dibaca lom yang ada di web?

Dia langsung diam sampai hari berganti hari lain tak ada jawaban :D

Fungsi web untuk menerangkan apa yang ingin disampaikan, seharusnya baca dulu baru yang ga ngerti tanya bukan aku harus jelasin semua isi web dong. Kalau baca aja malas apalagi melakukan hal lain. Kunci orang mengerti banyak hal-hal baru selain dari pengalaman ya dari baca.
Pssstt… kata Tantowi Yahya di iklan.. malas membaca dekat dengan kebodohan :D

Gara-gara suka grasak grusuk baca-baca web orang aku menemukan hal yang menarik salah satunya dari Pak Dwi Malistyo … ini bagian yang menarik buat pencerahan orang-orang yang berpikiran sempit dan buat motivasi orang-orang yang punya mimpi dan ingin meraihnya (orang-orang yang sering dilecehkan :D )

Kesalahpahaman : Di MLM, Upline yang di atas selalu menerima bonus lebih besar dibanding downline-nya.

Dibawah ini adalah obrolan fiksi, isinya rangkuman obrolan Pak Dwi dengan banyak orang tentang MLM.

Teman : Dwi, Saya nggak akan pernah ikutan bisnis MLM. Tahu nggak ? Di bisnis MLM itu sangatlah tidak fair. Orang yang lebih dulu masuk, bisa memeras sebanyak mungkin hasil kerja downline-nya. Sementara dia sendiri enak-enakan menerima hasilnya di atas. Downlinenya kerja matian-matian, sementara dia yang di atas lah yang menuai hasilnya. Tidak, saya nggak akan ikutan bisnis kejam seperti itu !.

Dwi : Wow..wow..wow…semangat banget sih. Wah. Ini baru luarbiasa. Saya senang ada satu pemikiran kritis tentang bisnis MLM. Yok, kita kupas sama-sama. Kalau memang MLM itu adalah industri yang ilegal dan tidak fair, saya akan keluar meninggalkan bisnis semacam itu. Okey ?. Kita diskusi yah ?.

Teman : Boleh aja, siapa takut ?.

Dwi : Kita bahas dulu bisnis konvensional yah ?. Nanti kita baru mencari persamaannya dengan bisnis MLM. Begini, katakan saja kamu mau menjadi agen distributor Teh Botol Sosro. Apa yang kamu lakukan ? Tentunya kamu harus punya modal untuk beli beberapa krat Teh Botol buat modal, lalu kamu cari tempat yang bagus. Katakan saja, kamu punya modal Rp 500.000 yang dapat 40 krat Teh Botol. Teh Botol ini kamu ambil di Agen Pusat kota kamu. Lokasi kamu sudah ada, yaitu di terminal Cililitan dan kamu mempekerjakan 2 orang anak remaja untuk mengedarkan Teh Botol.

Teman : Sampai disini jelas. Terusin deh.

Dwi : Setelah satu minggu, semua Teh Botol kamu habis. Kamu girang karena modal sudah kembali. Kamu sekarang beli lagi 80 Teh Botol dan mempekerjakan 4 orang remaja. Kira-kira ini mungkin nggak ?

Teman : Ya mungkin saja. Kenapa tidak ?.

Dwi : Apakah disini kamu lihat, bahwa semakin banyak kamu menjual Teh Botol, maka orang di Agen Pusat akan semakin kaya ?. Kamu yang kerja, orang lain yang untung. Kalau bulan depan kamu bisa jual 1000 krat Teh Botol seminggu, mungkin yang jadi Agen Pusat akan beli mobil baru ?. Sama saja khan dengan MLM ? Downline kerja tapi upline juga dapet untung ?. Kenapa di bisnis lain suatu ‘pengambilan untung’ di katakan wajar sementara di bisnis MLM tidak boleh ?.

Teman : Kok di bisnis lain juga ada sistem nggak fair sih ? Orang lain kerja, sementara ada yang lainnya ongkang-ongkang kaki mengambil untung.

Dwi : Bisnis itu tidak salah !. Itulah yang namanya bisnis distribusi barang. Kalau saya Agen Pusat teh botol, maka saya akan dapat keuntungan dari setiap Teh Botol yang kamu jual. Tapi kamu khan dapat untung juga dari tiap teh botol yang terjual ? Kamu juga enak lho, tidak perlu bikin pabrik Teh Botol dan keluar biaya iklan. Kamu cuma JUALAN teh botol saja !. Memang inilah bisnis distribusi

Dwi : Di bisnis MLM juga demikian. Malahan sistem di perusahaan MLM anggota APLI dibuat sedemikian ketat sehingga downline yang dibawah pun bisa menyaingi bonus dan jenjang upline diatasnya. Di MLM saya menyaingi jenjang dan bonus upline langsung saya. Sementara bonus saya juga dilampaui downline saya. Ini tergantung siapa yang kerja lebih keras.

Teman : Jadi ternyata di MLM, upline belum tentu bonus nya lebih besar dari downline yah ?.

Dwi : Benar, asalkan MLM itu adalah anggota APLI (asosiasi penjual langsung indonesia). Di dunia ini banyak aktivitas penggandaan uang dengan kedok sistem MLM. Namanya yang benar adalah skema piramida (Pyramid Scheme), di Malaysia disebut Skema Cepat Kaya. Disini memang upline akan selalu menerima bonus lebih tinggi dibanding downline. Yang ikut beginian cuma orang malas yang mimpi punya gaji besar tanpa kerja. Di MLM sejati kita dibayar untuk menciptakan pasar. Bisnis kita adalah pemasaran langsung dengan merekrut para pemasar (networker) agar produk MLM kita terjual dan ada omzet yang masuk.

Teman : Bagaimana membedakan MLM asli dan palsu ?.

Dwi : Cara paling aman adalah dengan mengikuti perusahaan MLM anggota APLI yang jumlahnya 33 buah itu. Sebab masyarakat awam tidak mampu membedakan MLM sejati yang
bekerja mendistribusikan produk, dengan MLM palsu yang melakukan arisan uang. MLM yang asli itu uang pendaftarannya murah, sekitar Rp 40.000 hingga Rp 100.000, sementara MLM palsu bisa ratusan ribu. Kenapa ? Sebab di MLM asli, bonus
utama kita di dapat dari transaksi produk. Sementara di MLM palsu, uang pendaftaran itulah yang dipakai membayar bonus upline.

Teman : OK Dwi. Saya jelas sekarang. Kalau bisnis ini fair dan kerja keras, saya akan mau bergabung. Thanks buat informasinya.

Dwi : Sama-sama. Sukses !.

Terima Kasih ya Pak Dwi… :D Menjadikan pencerahan buat aku yang awal bulan ini sudah ditolak oleh 5 orang ROFL

Hari ini lumayan cape juga, pulang dari Oriflame Jogja sudah jam 15.30 WIB , sholat, cek email, masak nasi, menyiapkan buka puasa, sambil menunggu buka puasa cek game di fb :D

Malampun menjelang, selesai sholat Isya penjualan tiket online terpaksa ditutup jam 20.00 WIB karena aku ama hubby janji ke rumah Tutun buat mengantar dvd pesanannya dan dia juga nitip di copy kan jadwal training, setelah semalam Tutun kesini menunggu copy film ternyata hdd nya rusak  :D   Sebelum meluncur ke rumah Tutun mampir dulu mengantar pesanan tiket kereta api.
Ternyata pesanan Tutun yang cuma 5 film jadi di copy kan 10 film oleh hubby yang aku sendiri tidak tahu isinya apa saja. Ya maklum pulang sore banget segala sesuatunya sudah dibereskan oleh hubby sih :D

Larut malam sebelum mengetik postingan ini aku menyempatkan membaca berita di beberapa media online dan mengecek milis mungkin ada sesuatu yang menarik.
Berita yang hangat masih tentang agresi Israel ke Palestina, makin menggila sampai rumah sakitpun diancam akan di bom. Duh.. manusia apa iblis ya ini, atau manusia jelmaan iblis ?
Ada yang menarik kudapat dari milis entah hal ini benar atau tidak aku belum sempat mengecek dari sumber lain dan menganalisanya. Katanya bersumber dari sini yang intinya negara-negara Arab diuntungkan secara ekonomi oleh agresi Israel terhadap Palestina. Negara-negara kawasan itu mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga minyak dunia akibat agresi Israel ke Palestina. Begitu juga dengan kebijakan Bush yang berasal dari Texas gudangnya produsen minyak di US ada hubungannya dengan urusan minyak ini. Kalau alasan itu memang benar jadi alasan memperkuat agresi Israel ke Palestina kok ya kejam sekali. Anak-anak, dan masyarakat Palestina yang sudah kesulitan berpuluh-puluh tahun masih saja dikorbankan untuk kepentingan seperti itu.

00:21 WIB persiapan untuk beristirahat charge tenaga untuk aktifitas kembali esok pagi. (ini udah pagi..padahal)


Read in another language :   by Google Translate

See also:

20 Comments »

  1. avatar comment-top

    Lala, thanks ya dah sharing
    Pencerahan buat aku juga niy say..
    Boleh ya aku kutip, sekalian aku juga minta ijin ma Pak Dwi-nya

    sama2 mba Ade… :)
    Wednesday, 07 January 2009 10:39:04
    comment-bottom
  2. avatar comment-top

    Memang tidak selamanya bonus upline itu lebih besar daripada bonus downline. Downline yang lebih aktif akan mempunyai bonus lebih besar daripada upline yang kurang aktif.

    iya Pak… Upline pun ga selalu ngurusin downlinenya, jadi kita harus usaha sendiri juga yang ulet dan ga pantang menyerah :)
    Wednesday, 07 January 2009 10:36:36
    comment-bottom
  3. avatar comment-top

    Susahnya ikut MLM ya..

    Memang tidak mudah tapi kemungkinan selalu ada kan jika kita mau berusaha keras, cuma mungkin orang Indonesia tuh banyak yang berpikiran kurang luas, padahal bisnis semacam ini di luar sana sangat diminati, ya karena kebanyakan orang Indonesia banyak yang maunya sukses instan aja :D Bisnis konvensional juga banyak kok yang adaptasi dari sistem netwok marketing atau mlm ini :)
    Wednesday, 07 January 2009 13:01:56
    comment-bottom
  4. avatar comment-top

    Kebetulan saya tidak pernah tertarik dengan MLM. Entah kenapa. Mungkin karena tidak yakin saja. Tapi, bagi yang yakin akan manfaatnya, tak masalah untuk mencoba.

    Mungkin karena kurang pengetahuan tentang bisnis ini jadi belum tertarik ya mas…bukan masalah manfaat atau ga manfaat… namanya bisnis pasti ngarah ke profit dong…
    Gini contoh kecil deh kartu kredit ada program member get member bukannya adaptasi dari sistem mlm ya? trus xplor kartu prabayarnya XL juga ada program seperti itu, dan banyak lagi yang sebenarnya mereka mengakui bahwa sistem mlm itu bagus dan mengurangi atau memangkas cost pemasaran, sebenarnya kalo dijelasin panjang banget sih… oh 1 lagi program afiliasi kan juga sama aja mlm cuma beda nama kali yaaa :)
    Wednesday, 07 January 2009 19:04:16
    comment-bottom
  5. avatar comment-top

    kalo MLM di real lom tertarik tapi kalo di bisnis internet lagi di jalani .. ga jauh beda ma MLM seh …

    Thx share nya … jadi terbuka mata hatiku … alah :D

    arai ikutan yukkk yang satu ini udah bisa dilakukan secara online loh.. suwerrr deh :D
    Wednesday, 07 January 2009 21:30:33
    comment-bottom
  6. avatar comment-top

    wah, kisah yang unik dan menarik, mbak lala. saya dulu pernah ikut mlm juga, tapi kayaknya ndak pernah serius menekuninya, akhirnya tak menghasilkan keuntungan apa2, hiks.

    ayo Pak Sawali ikut lagi, yang ini modalnya kuecilll loh Pak hehehe… bisa dilakukan secara online juga sambil ngeblog :D
    Wednesday, 07 January 2009 22:44:10
    comment-bottom
  7. avatar comment-top

    Soal bsisnis beginia tak terlalu paham, menikmati saja deh

    Hayuk sini tak buat menjadi paham :)
    Thursday, 08 January 2009 13:48:33
    comment-bottom
  8. avatar comment-top

    hmmm…..no comment deh :D

    Ikut bisnisnya aja yuk :)
    Thursday, 08 January 2009 13:43:42
    comment-bottom
  9. avatar comment-top

    TErnyata blogger satu ini Business Women juga tho…

    Tentu dong… ikutan yuk mas :)
    Thursday, 08 January 2009 13:33:00
    comment-bottom
  10. avatar comment-top

    kayaknya saya da pernah komen.. ko ngga ada ya?
    tapi ngga apa2..
    cuma ingin ngedoain mba makin sukses dalam usahanya..

    amin…Yang disini lom ada deh mas komentarnya… kalo postingan lain ada sih :) hayuk mas ikutan bisnis jangan cuma doain aku aja, bisnis bareng :)
    Thursday, 08 January 2009 16:07:06
    comment-bottom
  11. avatar comment-top

    Saya pesan batik warna coklat kombinasi merah. Luriknya apa-yah..Yang bagus deh..

    Kwakakakakak

    MLM —

    Hmmmm

    kenapa MLM… jangan bilang mas Jay termasuk yang berpikiran sempit :)
    Thursday, 08 January 2009 17:10:01
    comment-bottom
  12. avatar comment-top

    hari gini emang mesti kudu lebih terbuka ama segala macem alternatif ngepulin asep dapur.. he he heee.. nyang penting halal ya La…

    *wis la, kalo mampir ke sini, jadi kangen jogja lagi lagi lagi lagi…..*

    Iya dong, halal dan ga nipu orang…yuk ikutan bisnis ama aku :)
    Friday, 09 January 2009 01:51:18
    comment-bottom
  13. avatar comment-top

    yang udah jadi imej saya tuh.. MLM kok kesannya buruk ya.. ada banyak kesan sih. tapi kalau di rata rata kok kesannya buruk, napa ya…

    Ya karena mikirnya buruk terus ga mau menerima hal-hal yang positifnya jadi ya terbentuknya begitu, kesan jelek biasanya diberikan oleh orang yang merasa gagal :) atau orang yang tertipu oleh “MLM palsu” bukan MLM yang salah dong kalau begini, banyak kok yang sukses ya walaupun prosentase yang sukses jauh lebih sedikit dari yang gagal.
    Biasanya kalau berita yang jelek lebih cepat diterima daripada berita tentang kebaikan sesuatu.
    Bersihkan hati dan pikiran agar bisa berpikir jernih. Mari kita selalu berpikir positif :)

    Tidak ada namanya gagal, yang ada hanya sukses atau belajar, bila tidak sukses maka itu artinya kita masih harus belajar hingga sukses :)

    Friday, 09 January 2009 12:54:56
    comment-bottom
  14. avatar comment-top

    perlahan tapi pasti aku
    datang keblog :)
    semata mata hanya berbagi cerita bagi kaum dunia maya

    selamat datang klo begitu…
    Saturday, 10 January 2009 01:58:46
    comment-bottom
  15. avatar comment-top

    KhMmm…
    hY,, maAp Q tDi nYAsaR kSini…
    niCe bLog,,

    KhMmmm juga …
    dimaafkan :)
    Friday, 09 January 2009 18:26:08
    comment-bottom
  16. avatar comment-top

    Ini postingnya juga menganut faham MLM; panjang banget; mohon maaf sekedar komment; tapi apapun bisnis memang ada etika dan kendalinya;

    Masalah postingan paham MLM kok terlalu diskriminatif ya.. kan disini blog pribadi dimana apa yang diceritakan ya tentang realita kehidupan yang dijalani dialami dirasakan oleh pemiliknya. Disini bukan blog yang kejar setoran buat dapatin uang dari adsense dan teman-temannya itu cuma sekedar sambil lalu, dapat sukur engga ya juga ga ada masalah.
    Sebagai pelaku MLM yang tau seluk beluknya pastilah berbagi pengalaman realita yang ada dimana banyak orang yang berpikir negatif hanya karena mendengar tanpa pernah merasakan ataupun yang merasakan tetapi tidak benar-benar menjalankan secara ulet hingga terjadi kegagalan. Kegagalan itu yang membuat mereka menutupi kekurangannya dengan mengklaim bahwa “MLM suck”
    Realistis aja. Bukan membela semua MLM tapi katakan apa yang sesuai jika tidak tau ya mendingan jangan mengatakan jelek ibaratnya seperti itu. Bahkan seperti ini ada juga yang disangkut-sangkutkan dengan agama. Padahal nabi Muhammad SAW aja merupakan sosok yang penuh toleransi menerima banyak masukan :)

    Masalah postingan panjang, ada yang lebih panjang lagi rasanya. Tidak ada batasan orang harus berapa kalimat berapa paragraf berapa kata dalam memberikan ulasan di dalam blog.
    Kalau diamati setiap ada postingan berbau MLM banyak komentar negatif dan cenderung melecehkan. Jadi apakah bukan hal yang aneh jika mengatakan postingan panjang ala MLM ?
    Padahal di luar negeri MLM ini jadi trend dan sadar ga sih semua kalo program afiliasi yang diikuti oleh pemburu dollar melalui website atau blog itu juga sama saja MLM.
    Mungkin jika kata MLM ini dirubah menjadi bahasa kerennya network marketing alerginya akan berkurang?
    Prinsip pribadi Lala, MLM itu tidak pernah memaksa orang, bisnis yang berhasil jika dilakukan dengan kerja keras, ulet, pantang menyerah, dan berpikir smart.
    Aku sendiri punya bisnis konvensional yang tidak berbau “MLM”.

    Tidak hanya bisnis, segala sesuatu harus ada etika dan pengendalian diri dari masing-masing person.
    Dalam MLM sendiri yang berhasil adalah yang memiliki strategi dan semangat yang pantang menyerah.
    Mantan pelaku MLM yang berkata MLM suck itu adalah mereka yang mudah putus asa.
    Pemenang selalu punya program Pecundang selalu punya kambing hitam :)

    Wah maaf jadi panjang replynya ga sadar nih :) tapi semuanya harus diluruskan jadi ya begini deh jadinya :)
    Untuk melihat contoh leader sukses saat ini bisa ke sini dan sini

    Saturday, 10 January 2009 01:06:15
    comment-bottom
  17. avatar comment-top

    MLM kan ga semua buruk..hehehe

    Dalam apapun memang harus jeli memilih, kalau sampai tertipu MLM palsu ya jangan generalisasi kalo semua MLM jelek :)
    Saturday, 10 January 2009 18:34:35
    comment-bottom
  18. avatar comment-top

    Salam …

    saya di ajak sama tement tapi belum begitu mendalami ,ya belum ikutan deh ra- kira bener kagak shobatkoe …?

    Tergantung juga mas… MLM nya apa mendingan di cek dulu terdaftar di APLI atau tidak. Atau sebagai masukan silahkan baca artikel disini. Atau mau diskusi bareng tentang MLM yang kujalani yuk.. mau ? :)
    Saturday, 10 January 2009 18:36:32
    comment-bottom
  19. avatar comment-top

    panjang ya

    comment-bottom
  20. avatar comment-top

    yahhhh sabar aja mbak kalo ada yang buruk pasti ada yang baek

    kan nggak semua buruk

    Itu sih kalo yang bijak dan mau sedikit berpikir lebih ya.. tapi kebanyakan males mikir jadi hantam rata aja :D
    Monday, 12 January 2009 13:38:18
    comment-bottom

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment